Friday, 16 March 2012

Lirik Lagu Kesukaanku

SLANK

Aku Gila
Aku memang orang yang tak punya
Dan aku juga cuma penganggur
Yang ku miliki hanyalah cinta
Dan ku serahkan tulus untukmu…
Percayalah ….aha

Ternyata kamu hanya diam saja
Tak menjawab cuma tertawa
Papa mamamu tolakkan pinggang
Dan berkata “kamu jangan datang
Kesini lagi ya”!

Waktu aku berlagak kaya
Kenapa kamu mesra padaku
Waktu mengaku sarjana
Kenapa papa mamamu
Senyum ramah padaku …uoooo ya

Ya aku gila … tergila-gila kepadamu
Ya aku gila … aku gila karena kamu
ooo aku gila...

Aku memang harus tahu diri
Langsung saja aku bilang permisi
Daripada memikirkan kamu
Lebih baik kumainkan gitarku

Seandainya aku orang kaya
Tentu kau kan menjilat pantatku
Jikaku seorang sarjana
Tentu papa mamamu
Bersujud di kakiku …uoooo ya




Alon Alon Asal Kelakon
ayo maju..
biar lambat-biar lambat tapi sampai
ayo bangun..
biar males-biar males tapi ngepas

ayo gerak..
biar pelan-biar pelan tapi jalan
ayo2 kejar..
biar telat tapi gak ketinggalan

alon-alon asal kelakon 2x

biar nyebrang..
biar dayung-biar dayung tapi langsung
ayo manjat..
biar berat-biar berat tapi manjat
ayo naik..
biar ngrayap-biar ngrayap tapi nanjak
ayo langkah..
biar ndorong-biar ndorong tapi kedepan

alon2 asal kelakon 4x

alon2 asal kelakon, 2x




Bali Bagus
Terima kasih Baliku untuk budaya dan alammu
Terima kasih untuk cantik gadismu
Dan kerasnya arak Balimu

Saksikan sunset di pantai hilangkan suntukku
Mandi di tepi lautan hapuskan sumpekku
Memandang gadismu menari segarkan mataku
Suasana malam di Kuta Redakan renyah dan marahku
Sejenak lupakan sesakku hadapi egonya
Hidup di kota Jakarta yang penuh aturan
Bicara dan tampil seadanya yang ada larangan
Bergaul sesuka hatiku yang ada bisik dan gosipan …

Terima kasih Bali ku untuk budaya dan alammu
Terima kasih untuk cantik gadismu
Dan kerasnya arak Balimu



Anyer 10 Maret
Malam ini
Kembali sadari aku sendiri
Gelap ini
Kembali sadari engkau telah pergi
Malam ini
Kata hati harus terpenuhi
Gelap ini
Kata hati ingin kau kembali

Hembus dinginnya angin lautan
Tak hilang ditelan bergelas-gelas arak
Yang kutenggakkan…ooo….

Malam ini
Kubernyanyi lepas isi hati
Gelap ini
Kuucap berjuta kata maki
Malam ini
Bersama bulan aku menari
Gelap ini
Ditepi pantai aku menangis

Tanpa dirimu dekat dimataku
Aku bagai ikan tanpa air
Tanpa dirimu ada disisiku
Aku bagai hiu tanpa taring
Tanpa dirimu dekap dipelukku
Aku bagai pantai tanpa lautan
 Kembalilah…kasih ooo Kembalilah kasih



Balikin
Mencintai kamu, bisa-bisa membunuh diriku
Bikin patah hati trus langsung dicuekkin
Mencintai kamu, sama saja menggantung leherku
Bikin sakit hati trus langsung ditinggalin

Balikin-balikin hati gue kayak dulu lagi
Elo harus tanggung jawab kalau gue nanti-nanti mati
Balikin-balikin kehidupanku yang seperti dulu lagi
Balikin-balikin kebebasanku yang seperti dulu lagi

Mencintai kamu, bikin dompet gue kebobolan
Hidup nggak keurus sibuk meladeni kamu
Mencintai kamu, jadi nggak doyan sama makan
Badan gue kurus capek melayani kamu

Balikin-balikin bodi gue kayak dulu lagi
Elo bakal kena tanggung jawab kalo gue sampe, sampe mati..

Balikin-balikin kehidupanku yang seperti dulu lagi
 Balikin-balikin kebebasanku yang seperti dulu lagi
Mencintai kamu, sama juga di dalam penjara,
hilang kebebasan kebanyakan aturan
Mencintai kamu... engak-enggak pernah di percaya
ngebohong salah, jujur malah tambah salah

Balikin-balikin kebebasanku yang seperti dulu lagi
Elo nyesel karena tanggung jawab kalo gue nekat pengen mati

Balikin-balikin kehidupanku yang seperti dulu lagi
Balikin-balikin kebebasanku yang seperti dulu lagi (2x)



Bidadari Penyelamat
6.30 pagi .........
Aku sudah terbangun
Matahari bersinar .........
tapi tak terasa panas

Setan dalam hati tertawa
Teringat kejadian semalam
Semua bilang aku salah jalan
Tapi nggak ada satupun yang punya peta

Haripun berlalu .........
Tak sadar sudah tahunan

Kemana bidadariku pergi ............
Yang bisa menyelamatkanku
Seharusnya dia dari tadi .........
sudah berada disini

Malaikat di jiwa terbelenggu
Akal sehatku pun mati

Semua orang coba-coba mau menolong
Tapi terdengar seperti menggonggong

Haripun berlalu ............
Aku sudah kecebur semakin dalam



Begitu Saja
Ada bangsat di korsi
Menggigiti pantatku Auw !
Kau tinggalkan-tinggalkan diriku malam ini
Begitu saja... oya
Ada bangsat di korsi
Menggerogoti darahku
Kau maki maki diriku Begitu saja

Bangsatpun jadi gemuk
Berisi darah-darahku
lalu cabut dariku
Aku terkapar kaku !!!

Oh bangsatku yang cantik
jangan kau tinggalkan diriku
Oh... bangsatku tercinta
Jangan kau maki aku... jangan !!!
Lo jangan tinggalin gue dan
Lo jangan maki-maki gue deh
Lo khan nggak mau dibilang bangsat
Dan lo juga bukan bangsat khan ?
Jangan gitu lagi yah... awas loch



Bendera Setengah Tiang
Tak lelahkah
Kau di ujung tiang atas sana
Gak letihkah
Kau berkibar menantang angin di atas sana

Putihmu yang lusuh
Penuh debu
Merahmu yang luntur
Bercampur air hujan

Gak cukupkah
Banyak nyawa yang hilang dan terbuang percuma
Berapa lagi
Banyak korban berceceran darah tak berdosa

Putihmu yang suci
Jangan ternoda
Merahmu yang berair
Diterpa hujan badai

Turunlah kau sejenak
Di tengah tiangku ..............

Dia yang mati dan telah pergi
merasa dihormati




Balik Telapak Tangan
Mulutmu harimaumu
Pikir dulu sebelum kamu
Besar pasak dari pada tiang
Hitung dulu sebelum kamu
Bicara sesuatu cukup yang kau perlu
Berbuat sesuatu hanya yang kau mampu

Tak semudah balik telapak tangan
Tak semua bisa kamu dapatkan temanku

Tong kosong nyaring bunyinya
Masak dulu sebelum kamu
Berakit ke hulu berenang ke tepian
Bersakit dulu sebelum kamu

Ucapkan sesuatu cukup yang kau tahu
Dapatkan sesuatu kerja keras dulu

Tak semudah balik telapak tangan
Tak semua bisa kamu dapatkan temanku

Ucapkan sesuatu cukup yang kau tahu
Dapatkan sesuatu kerja keras dulu

Tak semudah balik telapak tangan
Tak semua bisa kamu dapatkan
Tak semudah balik telapak tangan
Tak semua bisa kamu dapatkan temanku



Bersama Kita Menangis
Kadang kumerasa sendirian
Sahabat cuma diriku sendiri
Selalu terasa kesepian
Seakan orang-orang nggak ada
Yang pernah perduli

Andai ada seorang bidadari
Yang mau dengarkan isi hati
Andai ku hidup dengan bidadari
Dan tetap setia menemaniku
Yang lagi sedih dan sepi

Bersama kita menangis
Mengulangi ingatan tengah malam
Otakku melayang di kesunyian
Aku butuh teman yang berarti
Tetapi mereka sibuk memikirkan diri sendiri

Andai ada seorang bidadari
Yang mau mengajak aku pergi
Andai kuterbang ke bidadari
Yang menggenggam dan membawaku
Yang lagi sedih & sepi
Bersama kita menangis



Bim Bim Jangan Menangis
Oh Ma2 Pa2 ...aku sudah kerja siang & malam
Bahkan bukan utk diriku sendiri
Pa2 bertanya Bim2 ...ada apa, Ma2 tersenyum
Dengan manis ...& beliau bilang 2x
Bim2 ...Bim2 jangan menangis 2x
Aku jadi bertanya-tanya ...?

Aku punya pacar dia sekolah di BPLP Bali
Kusering berkunjung kesana ...aku diberi cinta
dan ku berikan dia cinta ...kurangkul tanganku di
pundaknya ...dia berbisik Bim2 what's up

something happend ? Tell me all your trouble ?
tahu dia bilang apa ...dia bilang ...(back tp *)
Bahkan sahabatku kadang slalu menasehati
Tapi ku tak bisa juga mengerti ...tahu mereka

 Bilang apa ... mereka bilang ...



Biru
ku lepas memori ke masa lalu
menembus batas waktu
ku bebaskan otak melayang jauh
menyelimuti takut dan ragu

BIRU ... aku jadi rindu kamu ...
BIRU ... aku jadi ingat kamu ...

Tak juga hilang kenangan yang dulu
jejali pikiranku
andai ku bisa menghentikan waktu
sempurnakan semua kelakuanku



Sore Ini

Sore ini..lagi aku menjalankan kewajibanku sebagai seorang operator warnet di salah satu warnet di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Yaa,,inilah salah satu kegiatan rutinku selain kuliah. Selama ga ada libur kuliah, jaga warnetnya ambil yang sift siang terus.


Keberadaanku disini termasuk sudah lama. Masa kerjaku sudah memasuki hitungan tahunan, tepatnya 1 tahun 2 bulan. Susah senang ku alami disini. Dan kujalani semuanya dengan ikhlas. Senang, karena aku bisa dapet uang jajan tambahan, aku bisa berinteraksi dengan orang banyak, punya teman-teman baru, menularkan ilmu-ilmu atau jasa-jasa yang aku punya kepada user-ku.


Namun, ada kalanya aku merasa jenuh dengan part-time'an ini. Kadang aku merasa letih ketika kuliahku sedang banyak tugas, ketika ada ujian-ujian, lalu banyak user yang minta tolong, waktuku yang tersita baik di rumah atau di kampus dan aku tidak bisa main berkumpul dengan teman-temanku,  belum lagi kalau aku ternyata kecolongan uang atau cardrider yang semuanya itu harus aku ganti dengan uangku sendiri. Iyaa, itu semua sudah aku rasakan disini.


Saat ku termenung, sempat fikiran untuk resign dari warnet terbesit di pikiranku. Karena kejenuhanku. tetapi lagi-lagi aku menyayangkan hal itu. Sangat banyak mahasiswa diluar sana yang ingin pekerjaan paruh waktu sepertiku disini. Dari situ kemudian aku sadar bahwa aku harus bersyukur sama apa yang telah diberikan oleh ALLAH SWT. Support dari orang tua selalu menyertaiku.


Sore ini, warnet lagi sepi. Dan iseng aku bikin dan nulis sekalian di blog baruku. Dulu sempet punya blog, tapi entah kenapa, waktu aku mencoba untuk log in malah ga bisa masuk. Jangan diketawain ya bagi yang baca tulisan saya.. :D


Mungkin mulai sekarang aku tertarik untuk membuat cerita-cerita seputar aktivitasku.


Nice to meet you :))